Jan 20

Bimtek Situng dan Penjelasan Anggaran Untuk PPK

Anggota, Sekretaris dan Bendahara PPK se-Kabupaten Tulungagung menyimak pemaparan yang disampaikan Suyitno Arman dalam acara Bimtek Situng serta penjelasan Anggaran 2013 di Hall Hotel Narita, Sabtu (19/1).

Tulungagung, KPU Tulungagung
KPU Tulungagung, Sabtu (19/1), menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemungutan, Penghitungan dan Rekapitulasi Penghitungan Suara Serta Penjelasan Anggaran Tahun 2013 Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung 2013 bagi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Hall Hotel Narita Kota Tulungagung.

Hadir dalam acara ini semua angota PPK yang setiap kecamatan berjumlah lima orang. Selain sekretaris dan bendahara PPK yang se-Kabupaten Tulungagung berjumlah 38 orang.

Bimtek Pemungutan, Penghitungan dan Rekapitulasi Penghitungan Suara atau biasa disebut dengan singkatan Situng (Sitem Perhitungan Suara) langsung dipimpin oleh Ketua KPU Tulungagung, Suyitno Arman SSos MSi. Disamping dihadiri pula oleh semua komisioner KPU Tulungagung dan Sekretaris KPU Tulungagung, Drs Moh Mafachir MM.

Suyitno Arman mengatakan pelaksanaan Bimtek Situng bagi PPK sangat diperlukan. Utamanya, agar PPK dapat paham betul tentang teknis pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi penghitungan suara.

Karena itu dalam bimtek juga dilakukan simulasi Situng. Semuanya agar pelaksanaan Situng dalam Pemilukada Tulungagung 2013 dapat terselenggara dengan lancar dan tanpa kekeliruan atau kesalahan.

Sementara itu, Ketua Pokja Anggaran dan Logistik KPU Tulungagung, Drs Maksun Thohir, mengungkapkan, saat ini KPU Tulungagung sudah mentransfer dana anggaran 2013 bagi PPK melalui rekening masing-masing PPK. Besarannya jika ditotal sampai Rp 5 miliar lebih. “Dana yang sekarang ada di PPK tersebut tidak bisa sembarangan dapat dicairkan. Bisa dicairkan sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Maksun Thohir menjelaskan dari dana yang ditransfer ke PPK peruntukannya yang paling besar untuk honorarium PPK, PPS sampai KPPS. “Selain juga untuk biaya operasional lainnya seperti di antaranya biaya bantuan pembangunan TPS (tempat pemungutan suara),” bebernya.