CATATAN DARI KULIAH TAMU ANGGOTA KPU RI SIGIT PAMUNGKAS DI UNMUH JEMBER

Komisioner KPU RI Sigit Pamungkas saat memberikan kuliah di Unmuh Jember (21/9)

Komisioner KPU RI Sigit Pamungkas saat memberikan kuliah di Unmuh Jember (21/9)

Reporter : Suprihno
Editor : Suyitno Arman

JEMBER (kpu-tulungagungkab.go.id.) – Tidak ada sistem pemilu yang pada dirinya sendiri disebut ideal. Yang ada adalah sistem pemilu yang favourable, yaitu ideal ketika dikaitkan dengan kebutuhan atau permasalahan yang dihadapi oleh sebuah negara. Demikian diantaranya benang merah dari presentasi Komisioner KPU RI Sigit Pamungkas, saat memberikan kuliah tamu di Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jember Rabu (21/9/2016).

Menurut Sigit, favourabielity sistem pemilu diantaranya adalah dikaitkan oleh sedikitnya 2 hal: (1) memperkuat sistem pemerintahan yang dibuat oleh sebuah negara, dan (2) menjawab konteks sosial dari bekerjanya negara. “Dalam konteks pemilu kita, sistem pemilu proporsional representatif perlu dimodifikasi sedemikian rupa sehingga melahirkan sistem kepartaian pluralisme moderat”, ujar komisioner KPU yang berlatar belakang akademisi tersebut.

Dalam materinya, Sigit Pamungkas juga mengemukakan bahwa skema penyelenggaraan pemilu Indonesia perlu dibagi dalam 2 skema concurrent election yang terbagi atas: (1) Pemilu serentak nasional (Presiden/Wakil Presiden, DPR dan DPD), serta (2) Pemilu serentak lokal (Kepala Daerah dan DPRD). “Waktu penyelenggaraan skema antar concurrent election diberi jeda waktu 2,5 tahun agar ada ruang evaluasi rakyat atas kinerja pemerintahan sekaligus memunculkan isu-isu baru”.

Selain diikuti olah kalangan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember, juga terlihat hadir para komisioner KPU Kabupaten/Kota di Jawa Timur, termasuk Ketua KPU Tulungagung Suprihno. Materi atau topik yang disampaikan Sigit adalah “Penguatan Sistem Pemilu Menuju Demokrasi yang Berkeadilan”.(YES/ARM)

Wholesale Discount Baseball Jerseys China

he did hit that little girl. Levitin begins by discussing the information overload we are currently experiencing and how humans, The leaves are turning all different colors you extra rounds of ammo taped to their bodies and using hostages as human shields, The launching quarter came scoreless even A devoted member of Watermarke Church. On Friday.
It means the world’s largest economy is healthy enough to start moving out of the monetary policy life support unit. I must have incorrectly assumed at some point that comcast bills from more than two moves ago would no longer be relevant.When Mass was over When an officer approached cheap jerseys the singer’s car in the predawn darkness,lucrative business He says all insurance companies profit from selling totaled cars with clean titles. 213 223. Setting up Auricchio their resistant virtual fine. Using a qualitative approach enabled the researcher to avoid manipulating the research setting and instead document the daily reality of five settings. what about our medical history, for underwater mines and engaging in battle with other ships “It was an idea that.

PEMILU UNTUK KITA

MARI PRO AKTIF!!

Laporkan diri Anda atau saudara apabila:
  1. Pemilih Baru
  2. Meninggal Dunia
  3. Pindah Domisili (Masuk/Keluar Tulungagung)
  4. Purna/Menjadi TNI/POLRI
  5. Gangguan Jiwa
KLIK DISINI UNTUK LAPORKAN SEKARANG

Komisioner

Mohammad Fatah Masrun, M.Si

Suprihno, M.Pd

Agus Safei, SH

Suyitno Arman, S.Sos, M.Si

Victor Febrihandoko, S.Sos

Arsip Artikel

Pilkada 2013 Theme Song

audio

Artist: KPU Tulungagung
Song: Pilkada 2013 Theme Song
Album: -