SOSIALISASI PILPRES 2014 BAGI WARGA EKS LOKALISASI DESA NGUJANG

Sosialisasi warga eks lokalisasi desa Ngujang, Kedungwaru Tulungagung (26/6)

Sosialisasi warga eks lokalisasi desa Ngujang, Kedungwaru Tulungagung (26/6)

Tulungagung, KPU Tulungagung – Seiring dengan pelaksanaan Pemilu Pilihan Presiden yang tinggal hitungan hari,kali ini KPU Tulungagung gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat ,seperti sosialisasi terhadap warga di eks lokalisasi Pekerja Seks Komersial ( PSK ) Desa Ngujang Kecamatan Kedungwaru Tulungagung,Kamis (26/6).

Tiga anggota Komisioner KPU Tulungagung hadir dalam sosialisasi tersebut,diantaranya Victor Handoko,Muhammad Fattah Masrun MSi  dan Agus Safei SH mereka satu persatu memberikan penjelasan kepada sedikitnya 60 warga di eks lokalisasi Desa ngujang terkait dengan pelaksanaan Pilpres 2014 yang dihelat tanggal 9 Juli 2014 mendatang.

Anggota Komisioner KPU Tulungagung Victor Handoko mengatakan “  sosialisasi Pilpres 2014 ini sangat penting,mengingat pelaksanaan Pemilu Pilihan Presiden 2014 ini tinggal beberapa hari saja,karenanya sebagai penyelenggara Pemilu Pilpres 2014 KPU terus gencar menggalakkan sosialisasi kepada seluruh lapisan warga masyarakat dan salah satunya adalah warga di Eks Lokalisasi Desa Ngujang”ungkapnya.

Lebih lanjut Victor Handoko secara teknis menjelaskan bahwa Pemilu Pilpres 2014 kali ini beda dengan Pemilu Pileg,menyusul surat suara semakin mengecil dan pasangan calon hanya ada dua pasang,yakni pasangan Capres dan Cawaqpres No.1 Prabowo Subianto – Hatta Rajasa dan pasangan Capres dan Cawapres  No.2 Joko Widodo – Jusuf Kalla,untuk selanjutnya dapat dilihat pada stiker dan pamflet yang sudah dibagikan oleh petugas PPK setempat”.ungkapnya.

Sementara anggota Komisioner Muhammad Fattah Masrun MSi menambahkan “ syarat sah dan tidaknya pencoblosan bagi pemilih,apabila bapak dan ibu secara teknis benar mencoblosnya,suatu misal mencoblos di dalam kotak bergambar pasangan calon dari salah satu pasangan tersebut,ini dinyatakan sah,namun apabila mencoblos didalam kotak kedua pasangan artinya pasangan nomor satu dicoblos lalu pasangan nomor dua juga dicoblos ini tidak sah”.ungkapnya.

Ditambahkan oleh Muhammad Fattah Masrun harapan KPU Tulungagung pada tanggal 9 Juli 2014 bapak dan ibu berbondong bondong ke masing masing TPS untuk menyalurkan pilihan dan memilih salah satu pasangan capres dan cawapres sesuai dengan hati nuarani.tambahnya.

You may also like...

     
+100%-