KPU TULUNGAGUNG GELAR RAPAT PLENO DI HARI KERJA PERTAMA TAHUN 2017

[responsivevoice_button voice="Indonesian Female" buttontext="Dengarkan"]
Susana rapat pleno pertama di tahun 2017 (3/1)

Susana rapat pleno pertama di tahun 2017 (3/1)

Reporter : Sutrisno
Editor : Suyitno Arman

TULUNGAGUNG (kpu-tulungagungkab.go.id.) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tulungagung langsung menggelar rapat pleno di hari pertama masuk kerja, Rabu (3/1/2017). Rapat yang merupakan pleno pertama di tahun 2017 itu dipimpin Ketua KPU Suprihno dan dihadiri oleh para komisioner, sekretaris KPU dan para Kasubbag. Pleno membahas evaluasi kegiatan dan sekaligus perencanaan program di tahun anggaran 2017. Dibahas pula realisasi pelaksanaan lelang eks-surat suara (SS) pemilu legeslatif 2014, pemilu presiden dan wakil presiden 2014, serta pilgub dan pilbub 2013. Juga rencana evaluasi tenaga honorer KPU.

Ketua KPU Tulungagung Suprihno menjelaskan, khusus terkait pelaksanaan anggaran tahun 2016, pihaknya bersyukur karena terealisasi mencapai 97 %. Hal ini tak lepas dari upaya untuk mengoptimalkan program-program kerja yang sudah dibebankan oleh KPU Provinsi maupun KPU RI. “Alhamdulillah bisa terealisasi 97 % lebih. Ini merupakan hasil kerja keras kita semua. Ke depan untuk tahun 2017, kita akan segera rumuskan rencana dan program kerja sesuai DIPA yang diberikan oleh KPU RI. Masing-masing divisi dan kasubag harus segera merancang program-program itu”, kata Suprihno.

Sementara Suyitno Arman, Koordinator Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat (Parmas) menyampaikan, terkait tenaga honorer saat ini KPU Tulungagung telah menyiapkan mekanisme evaluasi kinerja. Beberapa opsi yang diusulkan dalam pleno diantaranya adalah mempertahankan jumlah yang ada namun dengan memacu optimalisai kinerja, atau pengurangan pegawai. “Ada beberapa usulan dalam pleno, dipertahankan yang ada, atau justru dikurangi. Apapun pilihannya, yang pasti akan segera dilakukan evaluasi untuk mengukur kinerja mereka”, ujar Arman.

Kasubbag Umum Nanang Eko Prasetyo menambahkan, pihaknya mengakui sudah menyiapkan sistem evaluasi. Sistem ini dirancang dan diakukan untuk mampu memberikan nilai secara fair dan terukur. Dan hasilnya akan diserahkan kepada pimpinan untuk bahan pengambilan keputusan. (SUT/ARM)

You may also like...

     
+100%-