KPU GELAR RAKOR PERSIAPAN PEMILU 2019

Suasana Kegiatan Rapat Koordinasi Persiapan Kampanye Pemilu 2019 di Media Center KPU Tulngagung (20/9)

Suasana Kegiatan Rapat Koordinasi Persiapan Kampanye Pemilu 2019 di Media Center KPU Tulngagung (20/9)

TULUNGAGUNG (kpu-tulungagungkab.go.id) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulungagung menggelar rapat koordinasi (rakor) pada Kamis (20/9/2018). Rakor tersebut khusus membahas persiapan kampanye pemilihan umum (pemilu) 2019.

Rakor tersebut diikuti oleh masing-masing perwakilan dari partai politik (parpol) peserta pemilu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan perwakilan dari TNI/Polri.

Komisioner KPU Mustofa mengatakan, pelaksanaan kampanye pemilu akan dimulai pada Minggu (23/9/2018). Kampanye tersebut meliputi pemilihan presiden, pemilihan legeslatif, dan pemilihan anggota DPD.

“Untuk itu diperlukan koordinisasi dari masing-masing pihak agar kampanye bisa berjalan dengan aman, lancar, dan tertib,” katanya.

Mustofa melanjutkan, dalam kesempatan tersebut pihaknya menyampaikan beberapa hal. Diantaranya, KPU memfasilitasi Alat Peraga Kampanye (APK ) untuk parpol maupun pasangan calon presiden yakni spanduk dan baliho.

Menurutnya, masing-masing capres dan parpol akan mendapatkan 10 buah baliho berukuran 3 meter x 4,5 meter.

“Baliho tersebut bisa ditambah sendiri sebanyak 5 buah di tiap desa/kelurahan,” jelasnya.

Sedangkan untuk spanduk, masing-masing capres dan parpol mendapatkan 16 buah yang berukuran 0,9 meter x 5,5 meter. Spanduk ini juga boleh ditambah sebanyak 10 buah di tiap desa/kelurahan.

Mustofa melanjutkan, dalam memasang APK tersebut diharap masing-masing tim sukses mempertimbangkan beberapa aspek seperti etika, etestika, kebersihan, dan keindahan. Selain itu APK juga dilarang dipasang di tempat ibadah, fasilitas umum, sekolahan dan lokasi yang dilarang menurut perundangan.

“Ada juga ketentuan kampanye di media masa dan di media sosial,” terangnya.

Mustofa menambahkan, dirinya berharap seluruh peserta pemilu 2019 dapat mematuhi aturan kampanye tersebut. Jangan sampai pesta demokrasi ini terciderai dengan hal-hal yang negatif.

You may also like...

     
+100%-