KPU RI HIMBAU TUNTASKAN TAHAPAN PEMILU 2019 DENGAN BAIK

Suasana di ruang Ops Room Polres Tulungagung saat pelaksanaan vidcon bersama Menkopolkam, Kapolri dan lembaga terkait di seluruh provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia (24/9)

Suasana di ruang Ops Room Polres Tulungagung saat pelaksanaan vidcon bersama Menkopolkam, Kapolri dan lembaga terkait di seluruh provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia (24/9)

TULUNGAGUNG (kpu-tulungagungkab.go.id) – Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU-RI) kembali menghimbau seluruh KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota untuk menuntaskan setiap tahapan pemilihan umum (pemilu) 2019 dengan baik.
Hal tersebut diungkapkan dalam acara Video Conference (Vidcon) bersama Menkopolkam, Kapolri dan lembaga terkait di seluruh provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia pada Senin (24/9/2018) pagi di ruang Ope Room Polres Tulungagung.
Dalam kesempatan tersebut ketua KPU RI Arief Budiman kembali menyampaikan beberapa hal. Diantaranya  pada Kamis (20/9/2018) KPU telah menetapan calon pemilihan presiden (pilpres), dan calon DPD, DPR, DPRD provinsi serta DPRD kabupaten/kota yang berjumlah sekitar 200 ribu orang. Tentunya hal ini harus dikelola dengan baik, agar semua tahapan demi tahapan bisa dilalui tepat waktu.
“Kalau semua bisa diselesaikan sesuai jadwal, pasti selanjutnya tidak akan kendala,” terangnya.
Selain itu Arief juga menghimbau agar titik-titik pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) untuk segera di koordinasikan dengan pemerintah daerah.
“Termasuk waktu kegiatan rapat umum agar segera dikoordinasikan dengen menentukan titik-titik lokasi,” imbuhnya.
Kemudian terkait pelaporan dana kampaye, Arief menegaskan KPU provinsi/kabupaten/kota harus memastikan peserta pemilu untuk mendaftarkan laporan awal dana kampanye, laporan penerimaan dana kampanye, dan laporan akhir dana kampaye. Pasalnya, jika ketentuan tersebut dilanggar akan mendapatkan sanksi tegas berupa pembatalan dalam keikutsertaan pemilu 2019.
Arief berpesan, karena pada pemilu 2019 ini dilakukan secara serenak yakni pileg, pilpres dan pemilihan DPD maka bisa dipastikan proses penghitungan bisa 24 jam. Untuk itu, petugas di lapangan dimohon untuk menjaga fisik dan staminanya sehingga dapat melakaanakan tugas dengan baik.
“Ini juga penting, karena disaat kondisi menurun emosi pasti tidak terkendali,” tukasnya.
Sementara itu ketua KPU Tulungagung Suprihno, M.Pd., mengatakan pihaknya akan mematuhi saran-saran yang diutarakan KPU pusat. Menurutnya, saat ini pihaknya terus memberikan motivasi dan semangat kepada kawan-kawan untuk mensukseskan pemilu 2019.

You may also like...

     
+100%-