SOSIALISASI PEMILU 2019 PADA PENYANDANG DISABILITAS

Suprihno membuka acara sosialisasi Pemilu tahun 2019 bersama kelompok disabilitas Tulungagung (29/11)

Suprihno membuka acara sosialisasi Pemilu tahun 2019 bersama kelompok disabilitas Tulungagung (29/11)

TULUNGAGUNG (kpu-tulungagungkab.go.id) –  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulungagung menggelar sosialisasi pemilihan umum (Pemilu) tahun 2019 terhadap para penyandang disabilitas, Kamis (29/11/2018). Acara berlangsung di Gedung Media Center Kantor KPU Tulungagung.

Hadir sedikitnya 50 peserta penyandang disabilitas dalam acara tersebut. Sedang yang tampil sebagai pemateri, yakni Ketua KPU Tulungagung, Suprihno, M.Pd. dan anggota KPU Tulungagung Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Mustofa SE., MM.

Seusai acara sosialialisasi, Mustofa menandaskan KPU Tulungagung sudah berkomitmen dalam pelaksanaan Pemilu 2019 bakal menyediakan tempat pemungutan suara (TPS) yang ramah terhadap para penyandang disabilitas. Ia mencatat saat ini di Kabupaten Tulungagung penyandang disabilitas yang terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019 sebanyak 1.864 orang.

Menurut pria berkacamata ini, kelompok penyandang disabilitas merupakan salah satu kelompok masyarakat yang termasuk dalam sasaran sosialisasi oleh KPU Tulungagung.  Dimana sosialiasasi digelar guna meningkatkan parsitipasi masyarakat dalam pemungutan suara Pemilu 2019 mendatang.

“Mereka juga berhak untuk mendapatkan pengetahuan tentang pemilu, sebab mereka semua seperti kelompok umum lainnya,” katanya.

Selanjutnya Mustofa menerangkan, TPS yang ramah bagi penyandang disabilitas di antaranya seperti meja yang berada di dalam bilik suara akan disesuaikan dengan para penyandang disabilitas agar mereka tidak kesusahan saat mencoblos. Kemudian, pintu masuk TPS, lebarnya tidak boleh kurang dari 90 centimeter.

“Kotak suara juga diletakkan pada meja yang ketinggiannya 35 centimeter dari lantai. Ini semua agar para disabilitas bisa menjangkau kotak suara ketika hendak memasukkan surat suara,” paparnya.

Mustofa menegaskan tenaga pendamping di TPS bagi penyandang disabilitas akan pula disiapkan oleh KPU Tulungagung. Termasuk template bagi penyandang tuna netra agar mereka lebih mudah mencoblos.

Sementara itu, Ketua Persatuan Cacat Tubuh (Percatu) Tulungagung, Didik Prayitno, mengaku sangat antusias dan mengapresiasi sosialisasi yang diselenggaralan KPU Tulungagung pada penyandang disabilitas. Ia pun memastikan bersama rekan-rekannya untuk menyukseskan Pemilu 2019 dan menggunakan hak pilihnya.

Apalagi dalam acara sosialisasi, KPU Tulungagung memaparkan tentang pemilihan anggota legislatif dan pemilihan presiden secara serentak tersebut secara gamblang. “Dengan sosialisasi ini kami jadi lebih mengerti terkait profil partai politik atupun sosok calon presiden dan calon wakil presiden yang akan kami pilih,” ucap Didik Prayitno.

You may also like...

     
+100%-