KPU KOORDINASI PENGAMANAN DENGAN POLRES

[responsivevoice_button voice="Indonesian Female" buttontext="Dengarkan"]
Mustofa, MM., Anggota Komisioner KPU Tulungagung Devisi Partisipasi Masyarakat dan SDM

Mustofa, MM., Anggota Komisioner KPU Tulungagung Devisi Partisipasi Masyarakat dan SDM

TULUNGAGUNG (kpu-tulungagungkab.go.id) – Persiapan terkait pemilu 2019 yang bakal digelar April mendatang, terus dilakukan. Terutama oleh KPU Tulungagung sebagai penyelenggara. Salah satu hal penting, yakni berkiatan dengan keamanan. Terutama ketika pemungutan suara, di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, KPU Tulungagung, Mustofa, MM., menyatakan, pihaknya sudah membahas hal tersebut. Pengamanan tetap melibatkan personel Polisi dan TNI. Termasuk juga untuk pengamanan TPS. “Persiapannya, kami sudah koordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI. Semua berjalan dengan baik,” jelasnya.

Pria ramah itu mengatakan, hingga kini pihaknya juga terus berkoordinasi dengan aparat berwajib. Sebab, keamanan juga penting untuk kesuksesan penyelenggaraan pemilu.

Sementara itu, Kabag OPS Polres Tulungagung, Kompol M. Choiril menyatakan, akan menerjunkan 2/3 kekuatan Polres Tulungagung terkait pengamanan Pemilu pada 17 April ┬ámendatang. Yakni lebih dari 700 personel. Jumlah itu bakal dibagi ke pos-pos yang sudah ditentukan. Mulai pengamanan di setiap TPS, distribusi, dan lain sebagainya. “Juga ada BKO dari Brimob Kediri yang siap datang jika diperlukan,” ujarnya.

Untuk pengamanan TPS, lanjut pria ramah itu, beragam. Satu polisi bisa menjaga tujuh TPS, ataupun satu polisi menjaga tiga TPS. Ditambah lagi bantuan dari TNI, Linmas, dan personel lain. “Untuk TPS di lembaga pemasyarakatan (Lapas), bakal ada personel berpakaian preman yang berjaga di sana,” jelasnya.

You may also like...

     
+100%-