BUKA POSKO LAYANAN PINDAH MEMILIH DI IAIN TULUNGAGUNG

Sejumlah mahasiswi sedang mengurus pemberitahuan pindah memilih di Posko KPU Tulungagung di IAIN Tulungagung, Jumat (15/2)

Sejumlah mahasiswi sedang mengurus pemberitahuan pindah memilih di Posko KPU Tulungagung di IAIN Tulungagung, Jumat (15/2)

TULUNGAGUNG (kpu-tulungagungkab.go.id) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulungagung, melakukan jemput bola dengan membuka posko layanan pindah memilih di Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung, Jumat (15/02/2019) pagi.

Posko dibuka mulai pukul 09.00 WIB di salah satu gazebo yang terletak di sekitar area parkir kampus tersebut. Pemilihan gazebo dekat area parkir dimaksudkan agar posko bisa terlihat secara langsung oleh setiap mahasiswa yang hendak pulang dan bisa langsung mampir untuk mengurus surat pemberitahuan pindah memilih atau A5 yang nantinya digunakan saat pemungutan suara Pemilu 2019 mendatang.

Komisioner KPU Tulungagung, Muh. Khoirul Anam, S.Pd.I., mengungkapkan pembukaan posko layanan pindah memilih hanya dikhususkan bagi mahasiswa yang berasal dari luar Tulungagung. “Jika mereka ingin memilih di Tulungagung bisa dapat mengurus A5 di posko,” ujarnya.

Selanjutnya Anam menyatakan ada konsekuensi atau resiko jika mahasiswa asal luar Tulungagung memutuskan pindah memilih di Tulungagung. Yakni berkuranganya surat suara yang akan mereka terima. Tidak lagi lima jenis surat suara.

“Semisal pindah milih sudah keluar dari daerah pemilihan (dapil), maka ada beberapa surat suara yang tidak diterima oleh mereka. Contoh pemilih dari Trenggalek atau Kediri secara otomatis mereka tidak akan mendapatkan jenis surat DPRD Kabupaten dan DPRD Provinsi. Namun hanya mendapatkan jenis surat suara DPR RI, DPD dan Presiden saja,” katanya.

Lebihlanjut komisioner divisi koordinator perencanaan data dan informasi KPU Tulungagung ini, menyatakan akan terus melakukan jemput bola guna melayani warga yang hendak pindah memilih dengan sasaran kampus dan pondok pesantren di Tulungagung.

“Dan perlu diketahui, mahasiswa atau warga yang memutuskan untuk pindah memilih harus memiliki alasan yang tepat. Tidak asal saja untuk pindah memilih, harus mempunyai alasan yang tepat. Kami rencanakan jemput bola atau pendataan daftar pemilih tambahan ini akan dilaksanakan hingga Senin (18/02/2019) mendatang,” pungkasnya.

You may also like...

     
+100%-