TINGKATKAN KUALITAS PENYELENGGARAAN PEMILIHAN UMUM, KPU RI GELAR SOSIALISASI PENDIDIKAN TINGGI PROGRAM MAGISTER KONSENTRASI TATA KELOLA PEMILU SECARA DARING

[responsivevoice_button voice="Indonesian Female" buttontext="Dengarkan"]
Seluruh ASN sekretariat KPU Tulungagung mengikuti Sosialisasi Pendidikan Tinggi Program Magister secara daring melalui zoom meeting.(21/05/2021)

Seluruh ASN sekretariat KPU Tulungagung mengikuti Sosialisasi Pendidikan Tinggi Program Magister secara daring melalui zoom meeting.(21/05/2021)

Seluruh komisioner KPU Tulungagung juga mengikuti Sosialisasi yang diselenggarakan oleh KPU RI dan Universitas Airlangga Surabaya.(21/05/2021)

Seluruh komisioner KPU Tulungagung juga mengikuti Sosialisasi yang diselenggarakan oleh KPU RI dan Universitas Airlangga Surabaya.(21/05/2021)

Tulungagung (kpu-tulungagungkab.go.id) Jumat, 21 Mei 2021 KPU Kabupaten Tulungagung turut serta menghadiri undangan Sosialisasi Pendidikan Tinggi Program Magister Konsentrasi Tata Kelola Pemilu secara daring melalui zoom meeting. Acara ini diselenggarakan oleh KPU RI dan Universitas Airlangga Surabaya sebagai salah satu perguruan tinggi yang bekerja sama dengan KPU RI dalam pelaksanaan program beasiswa Magister Konsentrasi Tata Kelola Pemilu bagi Pegawai Negeri Sipil Sekretariat Jenderal KPU RI, Sekretariat KPU/KIP Provinsi, dan Sekretariat KPU/KIP Kabupaten/Kota.

KPU RI menyelenggarakan program beasiswa ini dengan tujuan untuk dapat meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pemilihan umum yang dapat menjamin pelaksanaan hak politik masyarakat. Untuk menjamin pelaksanaan pemilihan umum yang berkualitas, dibutuhkan keberadaan penyelenggara Pemilihan Umum yang profesional, berintegritas, dan memiliki kapabilitas serta akuntabilitas. Program beasiswa ini sudah diselenggarakan selama tujuh tahun dengan 12 perguruan tinggi di Indonesia yang turut berpartisipasi.

Acara sosialisasi dibuka oleh Anggota KPU RI Divisi SDM, Organisasi, Diklat dan Litbang Arief Budiman. Pada pembukaan tersebut disampaikan bahwa pelaksanaan program beasiswa magister Tata Kelola Pemilu ini sudah semakin membaik dari waktu ke waktu, namun yang kemudian menjadi permasalahan adalah menurunnya minat dari Pegawai Negeri Sipil Sekretariat Jenderal KPU RI, Sekretariat KPU/KIP Provinsi, dan Sekretariat KPU/KIP Kabupaten/Kota untuk mengikuti program ini.

“Saya harap pihak-pihak yang terkait terus berupaya untuk meningkatkan jumlah peminat beasiswa agar kreadibilitas penyelenggaraan pemilu kita meningkat, dimana pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan nanti akan dikelola oleh orang-orang yang qualified yang memiliki ilmu pengetahuan untuk mendukung keahliannya” tambah Arief.

Terdapat tiga narasumber yang menjadi pembicara dalam sosialisasi ini, yaitu: Dr. Dwi Windyastuti Budi Hendararti, Dra., MA. dan Dr. Kris Nugroho, Drs., MA. selaku perwakilan dari Universitas Airlangga serta Kepala Pusat Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan Setjen KPU RI Drs. Lucky Firnandy Majanto, MM.

Dalam paparannya, Dwi menjelaskan bahwa prestasi dan pencapaian SDM yang mengikuti program perkuliahan pasca sarjana dan kemudian lulus, akan lebih cepat untuk meningkatkan posisi dan jabatannya bila dibandingkan dengan SDM yang tidak mengambil program pasca sarjana. Selain itu, Kris Nugroho dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan seputar visi dan misi, pencapaian, serta penjelasan mengenai kurikulum dan pembelajaran dalam Program Magister Tata Kelola Pemilu. Begitu pula dengan narasumber ketiga, Lucky Firnandy Majanto  juga menyampaikan bahwa program beasiswa ini dibentuk untuk menciptakan sumber daya manusia yang tidak hanya menguasai teknis, namun juga memiliki kualifikasi dalam bidang kepemiluan juga managemen pemilu. (didin)

You may also like...

     
+100%-